Dalam struktur ini, kantor penyelenggara setempatlah (desa, kecamatan, kota, kelurahan) yang menjalankan atau mengatur proses pencatatan. Mereka melaporkan peristiwa yang terjadi kepada kantor di tingkat negara atau propinsi, atau langsung ke kantor pusat hanya untuk keperluan statistik vital. Dalam hal ini, Pemerintah Pusat membuat kerangka kerja hukum untuk menjaga agar proses pencatatan dan pelaporan dapat berlangsung dengan baik dan lengkap. Disamping itu, terdapat kantor di tingkat nasional yang bertugas dalam menyusun statistik vital dari dokumen-dokumen ini. Contoh negara yang memanfaatkan struktur administratif semacam ini adalah Guatemala. Di bawah ini terdapat beberapa saran yang dapat diikuti oleh negara lain yang tidak memiliki sistem pencatatan secara nasional. Satu Lokasi atau Sumber Untuk menjalankan dan menyelenggarakan pencatatan di satu lokasi, harus dibentuk satu kantor pencatatan dan pengumpulan data. Kepala keluarga diminta melaporkan peristiwa yang ter...